MEMPERINGATI HUT KE 100 BUNG KARNO


x-URL :

Resmikan Patung Soekarno, Megawati Akan Disambut Konvoi


Kamis (31/5/2001)

detikcom - Bandung
Reporter:MMI Ahyani


W apres Megawati Soekarnoputri akan meresmikan patung ayahnya, Soekarno, di Institut Tekhnologi Bandung (ITB) Jum'at (1/6/2001) besok. Massa PDIP Bandung telah menyiapkan sambutan yang meriah untuk Mega. Mereka akan berpawai naik motor keliling kota dalam acara Peringatan 100 Tahun Kelahiran Bung Karno itu.

Kamis (31/5/2001), aparat melakukan gladi resik pengamanan untuk menyambut kedatangan Mega. Aparat keamanan tampak mempersiapkan pengamanan kunjungan Wapres itu dengan serius. Selain prosedur pengamanan kenegaraan yang berlaku, patroli kendaraan bermotor oleh petugas terlihat lebih sering dilakukan.

Begitu pun massa pendukung Mega, juga melakukan latihan menyambut Mega dengan konvoi keliling kota. "Kami memang akan mengelu-elukan Mbak Mega besok," kata salah seorang massa PDIP saat ditemui di sela-sela gladi resik. Di sekeliling kampus ITB sendiri, seperti di Jl Taman Sari dan Jl Ir H Djuanda, bendera PDI-P, sudah tampak marak.

Wapres Megawati dijadwalkan akan meresmikan patung presiden RI pertama Ir. Soekarno, sebagai rangkaian "Peringatan 100 Tahun Kelahiran Bung Karno" di kampus ITB. Patung dada Bung Karno ini akan diletakkan di Gedung Utama Rektorat ITB, Jl Tamansari 64 Bandung.

ITB sendiri jauh hari sudah mengelak jika peringatan hari lahir Bung Karno ini dikait-kaitkan dengan perkembangan politik terakhir. ITB seperti ditegaskan Pembantu Rektor I Prof.Dr.Djoko Santoso, tidak merasa perlu mencari cantolan politik kepada siapa pun.

ITB mempunyai sedikitnya 3 alasan sehingga sosok Bung Karno menjadi penting. Pertama, presiden pertama ini adalah seorang lulusan ITB (dulunya bernama Technique Hooge School). Kedua, dia juga salah satu dari 4 orang yang pernah mendapat gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) ITB. Selain itu, sebagai presiden, Bung Karno jugalah yang meresmikan renovasi ITB pada tahun 1959.

Patung dada yang akan diresmikan Wapres, dibuat oleh seniman patung lulusan ITB, Amrizal. Patung dada Bung Karno ini akan menggantikan posisi patung dada JW Ijzerman, perancang taman kota berkewarganegaraan Belanda, yang selama ini diletakkan di kantor rektorat ITB. Ijzerman sendiri hidup pada 1851-1932 dan sebetulnya tidak memiliki keterkaitan yang erat dengan ITB.

Patung Ijzerman ini akan dipindahkan dan dirawat di Vila Merah, salah satu properti milik ITB yang juga terletak di Jl Taman Sari Bandung dan kini menjadi Kantor Pusat Penelitian Pariwisata ITB.

Selain peresmian patung itu, ITB juga akan menggelar seminar dan pameran di Aula Barat dan Timur ITB. Seminar mengambil tema "Revitalisasi Tata Nilai Kebangsaan yang Dirintis Bung Karno".

Pembicara kunci yang akan hadir adalah Presiden Aljazair, Abdelaziz Boeteflika. Selain itu narasumber lain adalah Prof. Dr. Bambang Hidayat, Prof. Dr. H Sudijarto MA, Ir. Sapto Kuncoro, Ir. Jusman SD, dan Ir. A Luthfi.(iy)



Back

Forward


(c) 2001 compiled by dr.willy@wirantaprawira.de